Jumat, 07 November 2008

Langkah - Langkah Menghilangkan Virus Komputer

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:

Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.

Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.

Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

Pertama, Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
C:\WINDOWS\system32\smss.exe
C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
C:\WINDOWS\system32\services.exe
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exeSelain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.

Kedua, Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
"Hidden"=dword:00000000
"SuperHidden"=dword:00000000
"ShowSuperHidden"=dword:00000000

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"Shell"="Explorer.exe"
"Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"

[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
@="regedit.exe \"%1\""

[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi

ketiga, Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.

keempat, Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.

kelima, Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.

keenam, Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.
Read More..

Minggu, 02 November 2008

Komputer di Masa Depan

Teknologi Informasi
Perspektif Baru Aplikasi Komputer Masa Depan

Teknologi InformasiPerspektif Baru Aplikasi Komputer Masa Depan

Ketika pasaran komputer pribadi untuk keperluan di rumah atau pekerjaan di kantor mengalami stagnasi, industri komputer pun bergeliat mencari pegangan baru agar bisnis mereka tidak tenggelam dalam jurang kehancuran seperti yang dialami oleh beberapa perusahaan ternama seperti IBM yang menjual usaha komputernya ke Lenovo.

Berbagai industri selama semester pertama tahun ini melaporkan menciutnya kapasitas usaha mereka. Intel Corp sebagai produsen prosesor ternama di dunia sudah melaporkan menurunnya permintaan prosesor dunia yang diikuti dengan pengurangan jumlah pegawai pada tingkat manajer.

Perusahaan raksasa asal RRC, Lenovo, yang mengakuisisi bisnis unit komputer IBM setelah berjualan hampir setahun, melaporkan penurunan penjualan mencapai sekitar 80 persen. Beberapa perusahaan lain juga melaporkan hal sama menunjukkan terjadi penurunan drastis bisnis industri komputer, baik kategori desktop dan notebook.

Bahkan, perkiraan bahwa komputer notebook akan menggantikan kedudukan komputer desktop tidak menjadi kenyataan. Para manufaktur notebook juga melaporkan penurunan permintaan komputer notebook yang juga menyebabkan menurunnya pendapatan mereka.
Memang terasa janggal, di tengah-tengah kemajuan teknologi komunikasi informasi yang menjadikan komputer sebagai sentral aktivitas digital justru permintaan komputer malah menurun. Yang terjadi sekarang adalah persaingan harga dari berbagai merek komputer yang menawarkan produk dengan kualitas yang sama pada harga yang sangat bersaing.

Peran aplikasi
Selama ini pasaran komputer dunia bergerak dalam pertumbuhan sekitar 10 persen, dan sudah berakibat pada keputusan para manajemen yang berada di persimpangan apakah akan meneruskan usahanya atau melepaskannya sama sekali. Keputusan ini sudah dimulai oleh IBM ketika menjual unit usaha komputernya ke Lenovo.

Dalam kurun 25 tahun terakhir ini memang tidak ada yang baru dalam perkembangan komputer kategori pribadi ketika pertama kali diperkenalkan IBM dengan sebutan IBM PC (baca juga form@t). Kecepatan komputasi serta kemampuan prosesor grafis dianggap sebagai hal biasa dan tidak lagi menjadi daya tarik bagi para konsumen untuk berganti-ganti komputer.
Satu-satunya fitur yang menarik perhatian konsumen dalam perkembangan komputer secara keseluruhan adalah tersedianya aplikasi yang digunakan, termasuk perkembangan sistem operasi Windows buatan Microsoft yang terus diandalkan sebagai perantara yang menghubungi kita dan komputer.

Perkembangan perangkat lunak menjadi faktor yang menentukan, terlihat seperti betapa antusiasnya industri komputer menunggu kehadiran Windows Vista yang peluncurannya ditunda terus oleh Microsoft. Berdasarkan pengamatan Kompas, tertundanya Windows Vista masuk ke pasaran teknologi komunikasi informasi bukan pada persoalan teknis saja, tetapi juga dampak yang dihasilkan selama semester pertama industri komputer menyebabkan terjadinya keraguan apakah Windows Vista ini akan secara antusias diterima konsumen seperti Windows 95 maupun Windows XP.

Sistem pencarian
Windows Vista yang sebelumnya dikenal dengan nama sandi Longhorn, dan sekarang berada pada tingkat Beta 2, merupakan terobosan penting dalam dua hal. Pertama, perubahan pada struktur dasar Windows yang berbeda sama sekali dengan sistem operasi sebelumnya (terutama Windows XP) bertujuan menghadirkan efisiensi serta mengurangi kesalahan pada sistem operasi sebelumnya.

Kedua, Windows Vista berupaya menghadirkan kepercayaan para penggunanya pada sistem operasi yang andal melalui perubahan antarmuka (interface) yang memberikan kenyamanan dan rasa aman di tengah-tengah meningkatnya ancaman penggunaan komputer yang sekarang menjadi nyata dan masuk dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa fitur yang dicatat Kompas ketika menggunakan Windows Vista Beta 2 adalah kehadiran aplikasi pencari yang memungkinkan untuk mencari berbagai macam jenis data di dalam komputer secara cepat. Mesin pencari dalam sistem operasi memang menjadi kebutuhan mendesak sekarang ini karena semakin banyak data yang tersimpan dalam komputer menyebabkan sulit mencari data-data yang segera ingin digunakan penggunanya.
Kehadiran mesin pencari dalam sistem operasi ini akan mengubah cara kita menata berbagai informasi, baik untuk keperluan pekerjaan dan juga data-data multimedia yang sekarang condong ingin dijejalkan secara penuh ke komputer. Selama ini kita menganggap komputer bisa menyelesaikan seluruh keinginan kita, termasuk di antara mencari data-data yang semakin menumpuk dan tersebar dalam berbagai folder penyimpanan.

Perspektif baru
Fitur lain yang juga menarik adalah dari sisi antarmuka yang disebut Aero, menampilkan sisi modern dan futuristik sebuah sistem operasi. Kelebihan Aero antara lain adalah memungkinkan penggunanya menumpuk dokumen secara bersamaan dan memungkinkan untuk melihat seluruh dokumen dalam ukuran kecil (thumbnail).

Dengan prosesor grafik yang memadai, akan mampu melihat kehadiran Windows Vista dalam efek visual yang memudahkan penggunanya menggunakan berbagai dokumen yang dibuka bersamaan. Microsoft memasukkan ikon transparan yang disebut Glass memberikan pandangan aplikasi-aplikasi yang terbuka.

Memang masih terlalu dini untuk mengukur keberhasilan Windows Vista atau membandingkannya dengan sistem operasi lain, seperti Mac OS 10 Tiger buatan Apple Computers. Sistem Beta 2 yang sekarang disediakan bagi para penguji sistem operasi terbaru Microsoft ini setidaknya menarik untuk menghadirkan suasana baru.

Suasana baru diharapkan akan mendorong kebutuhan untuk menggunakan komputer- komputer baru. Komputer baru yang mampu memiliki perspektif masa depan berbeda dengan yang kita gunakan selama 25 tahun terakhir ini.

Tampilan antarmuka sistem operasi Windows Vista yang tertunda peluncurannya sampai tahun 2007 diharapkan memberikan sebuah perspektif masa depan yang berbeda dengan 25 tahun sebelumnya. Windows Vista merupakan cerminan futuristik kemajuan teknologi yang diharapkan akan mendorong kembali industri komputer yang menurun selama semester pertama tahun ini.
Read More..